Nasihat Canggih Yang Sangat Perlu Dipertimbangkan Dan Diperhatikan Kepada Siapapun Yang Terkena Covid,Bagikan Kepada Saudara Dan Teman Anda.

gbr ilustrasi saja

*Nasihat Canggih Yang Sangat Perlu Dipertimbangkan* *Dan Diperhatikan Kepada Siapapun Yang Tertular* *Covid,Bagikan Kepada Saudara Dan Teman Anda.*
Kalau ada yg kena covid tidak perlu panik dan tidak harus ke RS kalau memang tidak terlalu parah sesak napas sampai perlu ICU dan ventilator, karena saat ini RS khusus covid semua penuh. 

*Bisa diobati sendiri, obat di RS untuk pasien covid seperti ini*:
- Antibiotik: Azitromycin 500 mg 1x/ hari diminum 5-10 hari
- Antivirus: Favipiravir (Avigan-Indofarma), 600mg 2x / hari, 5 hari
- anti batuk u/ keluarin dahak sekaligus antiOxidant : Fluimucil Eff 600mg, 1-2x/hari, 14 hari
- anti radang: dexamethasone 0,5 (setelah hari ke 7-10), 3x/hari
- turun panas: paracetamol 500mg saat demam
- jangan panik, berdoa dan tetap bersyukur, semangat dan gembira, 
*karena hati yg gembira adalah obat. Selalu percaya dan yakin akan sembuh* 😅 

*Tetap harus  minum Vitamin C, Zinc & vit D dan usahakan berjemur* matahari pagi hari setidaknya 15 menit. 

*Silahkan di share ke semua yg membutuhkan, karena ini Resep Dokter yg sudah teruji dan dipakai di RS Covid Wisma Atlit Jkt* 
Semoga dapat membantu  dan cepat sembuh🙏
*Ikuti Terus Nasihat Canggih,*

Baca juga PETUNJUK BERIKUT DI BAWAH INI : 

Mengingat semakin banyaknya penularan COVID-19, kami berharap kita semua bisa melaksanakan prosedur kesehatan dengan baik: Memakai masker; Menjaga jarak, Mencuci tangan (3M). Jika ada rekan-rekan atau anggota keluarga yang terkena COVID, maka segeralah menghubungi Satuan Tugas (SATGAS) COVID. Mereka nanti yang akan bergerak cepat mencarikan RS bagi Anda, karena mereka memiliki informasi terbaru mengenai tempat isolasi/RS yang kosong, dan semua pengobatan GRATIS karena ditanggung kemenkes RI. Nomor SATGAS COVID  Jakarta adalah 119 atau 081-112-112-119 atau 081-388-376-955. Untuk nomor SATGAS COVID di daerah silahkan mencari di google atau kontak Puskesmas terdekat di tempat masing-masing.

Jika Anda harus ke RS, harap perhatikan hal berikut ini:
- Jangan menggunakan asuransi pribadi, karena biaya RS untuk perawatan COVID sangat tinggi, sehingga kemungkinan besar pihak asuransi tidak bisa menanggung 100% biayanya.
- Memberitahukan secara jelas dan pasti kepada pihak RS bahwa biaya penanganan pengobatan agar dilakukan lewat jalur Dana Jaminan Covid/Dana Depkes yang GRATIS.
- Seluruh biaya pengobatan/perawatan COVID tidak ditanggung oleh BPJS melainkan ditanggung seluruhnya oleh pemerintah, sehingga setiap WNI berhak mendapat bantuan ini walaupun tidak mempunyai BPJS

Bagi pasien OTG atau positip bergejala ringan, bisa melapor ke Puskesmas terdekat dan umumnya pasien diminta untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah atau di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah. Pihak Puskesmas akan memberikan obat serta vitamin yang dibutuhkan dan memantau selama isoman. Setelah 14 hari pasien akan diminta untuk PCR kembali. Bila masih positip dan bergejala ringan, maka tetap diminta isoman dan diberikan lagi obat serta vitamin2. Bagi pasien positip dan bergejala sedang/berat maka Puskesmas akan merujuk pasien ke RS untuk dirawat inap. 

Bagaimana jika Anda mengalami kesulitan untuk melakukan PCR karena harganya yang mahal? Pihak Puskesmas tidak akan langsung melakukan PCR test jika gejala pasien belum jelas. Secara mandiri, kita bisa melihat indikasi gejalanya seperti: batuk, sakit tenggorokan, mual, pegal-pegal, diare, dan hilang rasa/penciuman.  Bila indikasi cukup kuat maka langsung isoman. Jika mengalami demam atau sesak nafas, segeralah menghubungi SATGAS COVID.  Salah satu gejala yang paling sering muncul: kehilangan penciuman, bahkan bau yg sangat tajam saja, tidak bisa bedakan.

Bagi Anda yang mempunyai penyakit bawaan (diabetes, jantung, darah tinggi, dll.) harap melakukan prosedur kesehatan 3 M dengan sangat ketat.

Berikut ini 2 situs resmi:
https://covid19.go.id/
https://covid19.go.id/p/konten/kontak-layanan-kementerianlembaga-untuk-covid-19


About nasihat

0 Post a Comment:

Post a Comment