Seruan Untuk Sahabatku Dalam Keluarga WAG Yang Saya Kasihi.

Gbr ilustrasi.
*Sahabatku Dalam Keluarga WAG* 
*Yang Saya Kasihi.*

*Sudah banyak terjadi dalam perbincangan WAG yang menimbulkan gonta-gontokan*, keributan,umpat mengumpat,saling membela argumen.Dan tidak sedikit juga berakhir dengan menyimpan dendam, dan sering terjadi berniat adu fisik di luar WAG. Hahaha....
*Sebenarnya apa sih existensi dari WAG yang sekarang kita tempati* itu.Sahabatku,Anda sadar atau tidak sebenarnya WAG adalah wadah,komunitas,keluarga kecil persis seperti komunitas keluarga dalam rumah tangga.

*Seperti komunitas WAG adalah keluarga* dimana seorang terdiri dri  laki dan perempuan sepakat,secara tidak langsung sudah menyatakan diri ingin bersatu hidup dalam komunitas WAG , sebut saja namanya WAG Sepaham,WAG Kasih Sayang,WAG Alumni ini dan itu...ratusan bahkan ribuan nama.

*WAG adalah komunitas kecil* dari bagian dari komunitas besar di Alam Semesta ini.Kita berada dalam satu komunitas alam semesta hidup di planet bumi ini.Selanjutnya, kita dibagi lagi hidup dalam komunitas hidup di bgn atau belahan dunia timur,barat,selatan. Turunannya lagi kita hidup dalam komunitas bangsa Indonesia,Malay,Singapura dll. Turunannya lagi kita hidup dlm komunitas lebih kecil lagi...kita hidup dalam satu pulau Jawa,Bali,Kalimantan dst...dst...dst... Dan mungkin WAG ini merupakan nomor tiga terkecil setelah komunitas akhir dari Keluarga dlm satu rumah tangga.

*Jadi jelas bahwa, komunitas WAG kita ini tidak ada bedanya* dengan komunitas dalam Keluarga dalam Rumah Tangga.Ada beberapa hal yang mau disampaikan di sini sehubungan WAG kita ini.

*Contoh Kasus.*
Kalau ada warga keluarga WAG menyampaikan berita,anggaplah seorang keluarga setelah jalan2 seharian di Mall atau Pasar Ikan membawa kepiting besar ke rumah, komunitas WAG. Ternyata  kepiting yang dia beli itu di dalam sudah busuk.Tentunya pada awalnya semua anggo kel merasa senang... Apa yang salah dengan anggota keluarga tsb ? Semata-mata karena anggota kel ini tertipu... Apakah kita langsung mengatai dia, kurang ajar !!! Mengumpat ? Atau mengatai dia dengan kata2 kasar bodoh,cetek,dasar kadrun dll... tentu tidak. 

*Sebenarnya, kalau kita peka, kita dapat banyak belajar dari kejadian* ini.Tanyakan dia di mana di beli,kenapa kamu beli, apa alasannya,berapa harganya dst.Setelah diselidiki, ternyata warga WAG ini tertipu oleh penjual kepiting.Penjual kepiting lihai memainkan jarinya menggoyang kaki kepiting saat Pembeli melihat kepiting tsb,si Pembeli berpikir kepiting itu masih hidup. Si pembeli belum berpengalaman untuk mengetes kepiting hidup bukan dari kaki, tapi dari mata kepiting masih bergerak atau tidak.

*Membatasi Warga Ini boleh,Ini tidak boleh* ?
Ini salah satu kekeliruan luar biasa membuat batasan dalam WAG.Dalam kelurga tidak ada yang perlu dibatasi.Yang diperlukan adalah edukasi sesama warga.Mengapa ? Karena seperti dalam keluarga, tidak ada yang sama, dari segi umur,pendidikan,budaya,latar belakang.Ada yang sekolah di LN,ada yang sekolah dibawah pohon bambu,karena tidak mampu.Tidak bisa dibatasi anggota keluarga tetap mau berexistensi, menyatakan keberadaannya di dunia ini via keluarga.

*Sebenarnya apa yang salah kalau dalam keluarga*,bapak sering duduk tidak pakai baju duduk minim kopi di sofa, dan sang kakek tidak peduli kalau kencing di wc tanpa mengunci dari dalam, atau anak gadis hanya pakai handuk lewat didepan adiknya lelaki, dll dll ? Semua berjalan biasa saja. Dan tidak ada masalah.

*Yang salah adalah,kalau dalam keluarga itu mengexpose keluar*.Apa pun berita dalam komunitas WAG tidak ada masalah selama berita itu hanya didengar oleh anggota keluarga WAG.Jadi yang perlu diingatkan adalah,mohon berita ini jangan di bagi kepada orang luar, selain di sini. Itu saja.

*Seperti dalam keluarga, didalam WAG janganlah anggota satu terlau kasar* mengadili warganya.Ini zaman cepat berubah,bukan lagi dalam hitungan tahun,bulan,atau minggu.Dalam hitungan jam dunia informasi dapat berubah.Sebagai Bapak keluarga harus terbuka dan dibutuhkan kejelian memfilter berita, jangan belum apa apa sudah mengatakan jangan begini ! Jangan begitu, dan sebagainya.

*Bagi yang merasa bertanggung jawab*, sebut saja *Admin WAG* tetap mengedukasi warganya dengan kasih sayang,terbuka,dan memberikan warganya kebebasan, karena warganya yang sering membawa berita sebenarnya adalah *WARGA TERBAIK WAG*,jangan cepat curiga, merekalah yang membawa kehidupan warga lebih baik dan memberi kehidupan bagi seluruh Warga WAG.Dan seandainya salah satu warganya salah membeli kepiting busuk,waktunya mengedukasi warganya cara mendapatkan kepiting yang bagus.Yang paling bagus adalah *SALING MENGEDUKASI SESAMA WARGA*. Seperti dalam keluarga, anak pun berhak menasihati bapa.

*Warga WAG pembawa berita dapat diumpamakan ROH kehidupan* warga. Kalau *roh* itu tidak ada sebenarnya *WAG tidak ada artinya*, sama dengan *TIDAK ADA* atau *MATI*. Ada pisiknya tapi sebenarnya dia adalah tidak lebih dari *BANGKAI YANG TIDAK BERNYAWA* dan *TIDAK BERGUNA* (JMG).



About nasihat

0 Post a Comment:

Post a Comment